Sejarah dan asal usul Candi Borobudur

Candi Borobudur – Siapa tak kenal Candi Borobudur?, Yang dulunya salah satu dari 7 keajaiban dunia? Borobudur merupakan objek wisata berupa candi Buddha terbesar di Indonesia, serta sebuah kuil dan monumen Budha terbesar di dunia. Keunikan dan sejarah adalah daya tarik utama dari Borobudur di kalangan wisatawan. Tentunya ini merupakan sumber kebanggaan bagi Indonesia, karena memiliki warisan sejarah yang besar. Namun taukah candi Borobudur ini adalah sebuah karya terbesar di zamannya.

Photo by @globetravelphotography

Borobudur terletak di Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Hal ini terletak 100 km sebelah barat daya Semarang, 86 km barat Surakarta, 40 km barat laut dari Yogyakarta, 15 kilometer selatan kota Magelang. Lokasi Candi Borobudur diatas bukit Menoreh dikelilingi oleh pegunungan Gunung Merbabu, Gunung Merapi, Gunung Sindoro dan Sumbing.

Selain ziarah umat beragama Buddha, Borobudur menjadi tujuan wisata sejarah yang menarik wisatawan domestik dan asing. Candi Borobudur menjadi obyek wisata yang dikunjungi, juga merupakan pusat ibadah umat Buddha di Indonesia, khususnya selama perayaan Waisak.

Sejarah Borobudur

Pengembangan Borobudur sangat misterius pada abad ke-7, manusia belum mengetahui perhitungan arsitektur tinggi tetapi Borobudur dibangun dengan perhitungan arsitektur canggih. Banyak ilmuwan sedang menyelidiki pembangunan Borobudur tapi belum ada yang berhasil menemukan sejarah perkembangan Borobudur.

What a phenomenal shot by the talented @yosafatyk .

Terinspirasi oleh penemuan sebuah artikel pendek yang tercatat dalam relief candi kaki dari struktur asli (Karwa Wibhangga), Borobudur diperkirakan didirikan oleh umat Buddha Mahayana sekitar tahun 800 Masehi, pada masa pemerintahan dinasti Sailendra. Tulisan relief ini menggunakan huruf Palawa digunakan pada abad ke-8

Sebuah prasasti menceritakan sedikit tentang sejarah Borobudur. Adalah prasasti Kahulunan tahun 842 Masehi menyebutkan “Kawulan i Bhumi Sambhāra”. Bhumi Sambara konon nama lain Borobudur dan tempat untuk beribadah. Pada tahun 1365 M, buku ini juga menyebutkan Negarakertagama sedikit kata “Budur”.

Rancangan

Candi Borobudur diperkirakan dirancang oleh arsitek pada waktu itu yaitu Gunadharma dan konstruksi selesai di saat dinasti Sailendra dipimpin oleh Raja Samaratungga. abad ke-8 adalah abad kejayaan Wangsa Wangsa Sailendra kerajaan Buddha. Penemuan candi kecil di kaki dan lereng gunung sekitar Candi Borobudur, sampai pada kesimpulan bahwa sejarah Borobudur dibangun oleh dinasti Sailendra di abad ke-8

Candi Borobudur memiliki 10 tingkat yang terdiri dari enam tingkat persegi, lingkaran, Circular Level 3 dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya. Ada beberapa patung Buddha stupa terletak pada setiap tingkat dari total 72. Bangunan megah ini dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu Kamadhatu, Rupadhatu, dan Arupadhatu.

Penampang Candi Borobudur. Gambar dari http://blog.ub.ac.id/jatmikoekotbp/files/2014/02/2.png

Tiket Masuk Borobudur

Tiket untuk wisatawan domestik Borobudur 25.000. Borobudur dibuka pada jam 6:00-17:00. Untuk memasuki daerah wisata, wisatawan diwajibkan mengenakan sarung batik yang tersedia. Borobudur menikmati tidak hanya berjalan sampai ke tingkat atas dan ke bawah lorong, Matahari terbit dan terbenam di borobudur menjadi keindahan lebih jelas dan menciptakan rasa damai.

Selain membangun sebuah kuil megah Borobudur ada sebuah museum yamg menarik untuk dikunjungi. Museum Karmawibhangga dikenal, sebuah museum arkeologi di Borobudur sebelah utara. Museum ini menampilkan foto Borobudur relief candi yang diukir di dasar Borobudur, sebuah blok batu dipisahkan dan temuan artefak arkeologi di sekitar Borobudur. Ada juga sebuah museum samudra raksa yang menampilkan kapak Borobudur. Wisatawan tidak membayar lagi karena termasuk dalam harga tiket.

Di museum ada rekaman video meletusnya gunung Merapi pada tahun 2010, menyebabkan malapetaka di jogja termasuk Borobudur. Juga di museum ini juga ada jas terbesar terbesar tinggi sekitar 10 meter, ada juga kurcaci, barang antik, kapal, dan sebagainya. Sepanjang jalan menuju ke candi Borobudur dan daerah keluar, akan melewati beberapa pasar yang menjual oleh-oleh khas Jawa Tengah Borobudur dan aksesoris.

Selain Pernah Berkunjung ke Candi Borobudur, wisatawan pasti tidak akan kecewa untuk mengunjungi Candi Prambanan yang merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia, yang dibangun sebagai tandingan dari Borobudur di masanya.